Nasional
Beranda » Berita » TPS3R Delta Sari Kelola Hingga 15 Ton Sampah per Hari, Kesadaran Masyarakat Jadi Tantangan Utama

TPS3R Delta Sari Kelola Hingga 15 Ton Sampah per Hari, Kesadaran Masyarakat Jadi Tantangan Utama

Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) Delta Sari.
Audio Artikel Siap dibaca

Berita Delta, SIDOARJO – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan masyarakat. Di tengah meningkatnya produksi sampah rumah tangga, keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) dinilai memiliki peran strategis dalam mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

Salah satu contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang aktif berjalan berada di Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Melalui TPS3R Delta Sari, ribuan pelanggan setiap hari mengirimkan sampah untuk dipilah dan diolah sebelum akhirnya hanya menyisakan sampah residu yang dibuang ke TPA.

Kelola Sampah dari Ribuan Pelanggan

Pengelola TPS3R Delta Sari, Handoko, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut saat ini melayani sebanyak 6.357 pelanggan yang terdiri dari 6.340 rumah tangga dan 17 pelaku usaha. Dari jumlah tersebut, volume sampah yang masuk setiap hari berkisar antara 12 hingga 15 ton.

Dalam aktivitas pengelolaannya, sampah yang datang terlebih dahulu dipisahkan berdasarkan jenisnya. Proses pemilahan dilakukan antara sampah organik dan anorganik sehingga hanya sampah yang tidak dapat dimanfaatkan kembali yang dikirim ke TPA.

Menurut Handoko, sistem tersebut menjadi langkah penting dalam mengurangi timbunan sampah sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan. Semakin banyak sampah yang berhasil diolah atau didaur ulang, semakin kecil pula dampak pencemaran yang ditimbulkan terhadap tanah maupun sumber air.

Sampah Organik Masih Mendominasi

Dari seluruh sampah yang diterima setiap hari, jenis organik masih menjadi penyumbang terbesar. Sampah tersebut berasal dari sisa makanan, kulit buah, sayuran, hingga limbah tanaman yang sebenarnya masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali melalui berbagai proses pengolahan.

Handoko menilai bahwa sampah organik tidak seharusnya seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir. Dengan pengelolaan yang tepat, sebagian besar masih dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna bagi masyarakat maupun lingkungan.

“Jenis sampah yang paling banyak kami terima adalah sampah organik. Jika dikelola dengan baik, sampah ini masih memiliki nilai manfaat dan tidak semuanya harus berakhir di tempat pembuangan akhir,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Edukasi Pemilahan Sampah Masih Perlu Ditingkatkan

Meski fasilitas pengolahan sampah telah berjalan dengan baik, Handoko mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini justru terletak pada perubahan perilaku masyarakat. Kesadaran untuk memilah sampah sejak dari rumah dinilai masih perlu terus ditingkatkan agar proses pengelolaan menjadi lebih efektif dan efisien.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah maupun pengelola TPS3R. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Tantangan ke depan adalah meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat agar sampah sudah dipilah sebelum dibuang. Jika kesadaran itu tumbuh, maka pengelolaan sampah akan jauh lebih optimal dan lingkungan menjadi lebih terjaga,” tuturnya.

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ia berharap masyarakat semakin aktif mengurangi sampah sejak dari sumbernya. Langkah sederhana seperti memilah sampah rumah tangga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung program daur ulang diyakini mampu memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan di masa mendatang.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup seharusnya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Yang terpenting adalah bagaimana momentum ini mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya.(*)

📝 Penulis: Sabaruddin

©2026 BeritaDelta.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Populer bulan ini

Loading data

Pilihan redaksi

Loading data
Loading data
👁️ 0 Users Online
🔴 LIVE MATCH TRAFFIC
Source: Real Time (GA4)
Dapatkan notifikasi berita terbaru!

Berlangganan Berita

Izinkan kami mengirimkan notifikasi agar Anda selalu update dengan berita terbaru.