Berita Delta, Mojokerto – Seorang kakek berusia 80 tahun di Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, berhasil dievakuasi setelah terjebak dalam celah sempit antara dua tembok rumah warga. Insiden yang menggemparkan warga setempat ini terjadi pada Selasa sore (15/9/2026), melibatkan Dimyati, yang diketahui menderita demensia atau pikun.
Dimyati, yang sehari-hari tinggal bersama anaknya, ditemukan dalam kondisi terjepit di celah berukuran sekitar 20 sentimeter. Lokasi kejadian berada di belakang rumahnya. Warga mulai menyadari kejadian ini sekitar pukul 16.00 WIB, setelah mendengar rintihan samar dari balik tembok.
Proses Evakuasi yang Dramatis
Mendapat laporan dari warga, Sekretaris Desa Ngrame, Iswahyudi, segera menuju lokasi bersama beberapa petugas. Ia menjelaskan bahwa tidak ada yang mengetahui secara pasti bagaimana Dimyati bisa masuk dan terjebak di celah yang sangat sempit tersebut.
“Tidak ada yang tahu kalau jalannya. Sebelumnya memang ini biasa dipakai jalan sebelum ada bangunan baru,” ujar Iswahyudi kepada wartawan pada Rabu (16/9/2026).
Celah tersebut dulunya merupakan akses jalan sebelum sebuah bangunan baru, milik warga bernama Pak Said, didirikan. Kondisi Dimyati yang mengalami lupa ingatan diduga menjadi faktor utama ia tersesat dan akhirnya terjepit.
Proses penyelamatan berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar satu jam. Tim evakuasi terpaksa membongkar tembok bata ringan yang baru dalam tahap pembangunan. Setelah mendapatkan izin dari pemilik bangunan, tembok tersebut digergaji dan dibongkar menggunakan alat betel serta palu.
“Tadi prosesnya menggergaji karena tadi di martil tidak bisa. Rumah yang baru milik Pak Said. Sebelumnya, ada jalan menuju ke belakang. Pertama yang tahu keluarganya saat bersih-bersih. Kondisi korban agak lupa ingatan, ini tadi mungkin mau ke mana saya juga tidak tahu akhirnya terjepit,” tambah Iswahyudi, menjelaskan detail upaya penyelamatan.
Kondisi Korban Pasca-Evakuasi
Setelah berhasil dikeluarkan dari celah sempit, Dimyati segera dilarikan ke RSUD Prof dr Soekandar di Kecamatan Mojosari. Ia membutuhkan perawatan medis intensif karena kondisinya yang lemas dan syok akibat insiden tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap lansia, terutama mereka yang memiliki kondisi khusus seperti demensia.
📰 Reporter: Sabaruddin
©2026 BeritaDelta.id




Komentar