Berita Delta, Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo ingin pembangunan Flyover (FO) Gedangan jadi solusi macet jangka panjang.
Hal itu dibahas dalam rapat rencana pembangunan FO Gedangan di Ruang Delta Wicaksana Setda Sidoarjo, Selasa (22/9/2026), bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V Jatim-Bali, pihak proyek SRRL, dan PDAM Surabaya.
Rapat dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bahrul Amig. Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Jatim memaparkan Detail Engineering Desain (DED) FO Gedangan.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Mahmud mendorong opsi enam jalur dua arah. Tiga jalur di sisi timur dari arah Surabaya ke Sidoarjo dan tiga jalur di sisi barat dari Sidoarjo ke Surabaya.
“Kalau 6 jalur dihitungnya 30 tahun. Kalau 4 jalur jenuhnya di 15 tahun,” ujar Mahmud.
Opsi enam jalur juga dipertimbangkan agar tidak ada pembebasan lahan lagi di kemudian hari dan untuk sinkronisasi dengan jalur ganda kereta api SRRL pada 2027 yang lahannya bersinggungan.
Satker P2JN Jatim Indi Sasongko mengatakan masih butuh kesepahaman dengan KAI sebagai pemilik lahan.
“Idealnya 6 jalur. Masing-masing sisi tiga jalur dari arah Sidoarjo ke Surabaya dan sebaliknya,” katanya.
📝 Penulis: Mohamad Hafid
©2026 BeritaDelta.id




Komentar