Berita Delta, Sidoarjo – Kekosongan jabatan kepala sekolah definitif di Sidoarjo jadi sorotan. Sebanyak 172 posisi SD negeri dan 15 posisi SMP negeri masih dijabat Plt. dalam waktu lama.
Kondisi ini membuat sejumlah kepala sekolah harus merangkap di dua sekolah dengan jarak jauh, seperti Buduran-Jambon hingga Gedangan-Tulangan.
Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono mendorong BKD segera melakukan regenerasi dan kaderisasi. Ia menilai pengisian jabatan harus berdasarkan kapasitas, bukan latar belakang personal.
“Jika pendidikan Sidoarjo ingin maju, regenerasi dan kaderisasi harus diutamakan. Lihat guru penggerak dan guru kreatif,” ujarnya saat memantau program di SMPN 1 Sidoarjo, Senin (4/8/2026).
Warih juga meminta BKD memiliki database kepangkatan guru yang terintegrasi dan up-to-date agar proses mutasi dan promosi cepat, tepat, dan transparan.
Ia menegaskan akan terus mengawal persoalan ini dan meminta penjelasan langsung dari BKD terkait kesiapan dan regulasi teknis pengisian jabatan kosong.
“Demi manajemen pendidikan yang lebih baik, saya akan kawal terus,” tegasnya.
📝 Penulis: Mohamad Hafid
©2026 BeritaDelta.id




Komentar