Berita Delta, Gedangan – Pengurus Nahdlatul Ulama (PRNU) Ranting Tebel menggelar audiensi bersama Pemerintah Desa Tebel untuk memperkuat upaya pencegahan peredaran minuman keras (miras), narkoba, dan prostitusi di desa. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Tebel, Kamis (13/8/2026) malam.
Audiensi ini dihadiri Pemerintah Desa Tebel, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), jajaran PRNU Tebel, badan otonom (Banom), lembaga NU, tokoh masyarakat, serta pemuda. Pertemuan bertujuan membangun kesepahaman bersama dalam menjaga keamanan dan masa depan generasi muda.
Ketua PRNU Tebel, KH. M. Nur Cholil Effendi, S. Hi., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari instruksi dari PCNU dan pemerintah kabupaten. Ia menekankan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk mengedukasi dan menggerakkan warga dalam menjaga lingkungan dari ancaman.
“Semoga sinergi ini tidak berhenti, tetapi berlanjut melalui edukasi, sosialisasi, pengawasan, serta pelibatan aktif pemuda,” harapnya.
Ketua BPD, Gunawan, menekankan pentingnya melindungi generasi muda dari pengaruh miras dan narkoba. “Anak-anak harus bebas dari ancaman ini,” tegasnya.
Kepala Desa, H. Triyono, menyampaikan terima kasih kepada PRNU Tebel. “Slogan desa BERSINAR (bebas dan bersih) harus diwujudkan melalui kolaborasi,” ujarnya.
Semua peserta menyepakati kebutuhan kerja sama untuk menolak peredaran miras, narkoba, dan prostitusi. Mereka mengajak masyarakat untuk menjaga desa dan melindungi generasi muda.
“Komitmen ini bertujuan menjaga kondusivitas desa serta melindungi masa depan generasi,” tegasnya.(*)
📰 Reporter: Moh Junaedi Rizki
©2026 BeritaDelta.id




Komentar