Berita Delta, Sidoarjo – Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo memiliki cara unik untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kepedulian sosial. Setiap pagi usai menunaikan salat Subuh, mereka rutin berpatroli sambil membagikan nasi bungkus kepada warga yang membutuhkan di berbagai titik di Sidoarjo.
Kegiatan yang diberi nama “Sedekah Subuh” ini merupakan inisiatif berkelanjutan sebagai wujud kepedulian aparat kepolisian. Sasaran pembagian nasi bungkus mencakup berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lansia, pengemudi ojek online, tukang becak, petugas kebersihan, hingga warga lainnya yang memerlukan bantuan. Sumber dana untuk kegiatan ini berasal dari kepedulian dan sedekah sukarela para anggota kepolisian itu sendiri.
Aksi berbagi ini tidak mengganggu tugas utama Satlantas Polresta Sidoarjo. Justru, kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan rutinitas mereka dalam memberikan pelayanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah area padat. Salah satu lokasi yang menjadi titik pembagian adalah kawasan Pos Polisi Bundaran Taman Pinang Indah, serta lokasi-lokasi strategis lainnya di Sidoarjo. Di sela-sela tugas, anggota Satlantas secara langsung menghampiri masyarakat untuk menyerahkan nasi bungkus.
Kompol Yudhi Anugrah Putra, Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya konkret polisi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. “Program ini rutin setiap hari dilaksanakan oleh Satlantas Polresta Sidoarjo usai salat berjamaah Subuh, sebagai wujud kepedulian sesama dan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” ujar Yudhi kepada wartawan pada Sabtu (15/8/2026).
Menurut Kompol Yudhi, kedekatan yang terjalin antara polisi dan masyarakat ini juga dimanfaatkan sebagai sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan masyarakat tidak lagi memandang polisi sebagai sosok yang ditakuti, melainkan sebagai mitra yang dapat diandalkan dalam menjaga ketertiban.
“Kita bangun kedekatan moral, sehingga masyarakat bukan takut pada Polisi melainkan patuh pada aturan yang sudah ada,” pungkasnya, menegaskan tujuan utama dari program Sedekah Subuh ini adalah membangun kepercayaan dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum melalui pendekatan humanis.(*)
📝 Penulis: Moh Junaedi Rizki
©2026 BeritaDelta.id




Komentar