Berita Delta, Jawa Timur – Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur meluncurkan Gerakan Inspiratif Guru dan Murid Menjemput Sejarah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Gerakan ini melibatkan siswa SMA, SMK, dan SLB di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan bagi siswa belajar langsung dari pelaku sejarah, sekaligus menanamkan pendidikan karakter dan rasa nasionalisme. Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa gerakan ini dirancang agar peserta didik tidak hanya mengenal sejarah melalui buku pelajaran, tetapi juga berinteraksi langsung dengan saksi sejarah bangsa.
Setiap sekolah diarahkan mengunjungi sedikitnya satu veteran atau keluarga pejuang dengan membawa bingkisan sebagai bentuk penghormatan. Nilai utama kegiatan ini terletak pada kepedulian generasi muda terhadap jasa pejuang. Sembako, selimut, maupun tali asih yang dibawa murid sebenarnya bukan tujuan utama. Yang paling penting adalah menghadirkan rasa hormat, kepedulian, dan terima kasih generasi hari ini kepada para pejuang, ujar Aries.
Gerakan ini berpotensi menjadi model pendidikan karakter khas Jawa Timur karena memadukan literasi sejarah, penghormatan kepada pejuang, kepedulian sosial, dan dokumentasi sejarah lokal. Dengan demikian, diharapkan para pelajar dapat membawa pulang sesuatu yang jauh lebih berharga daripada yang mereka berikan, yaitu cerita perjuangan, keteladanan, semangat pantang menyerah, dan kesadaran bahwa mereka mempunyai tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan melalui pendidikan.(*)
📝 Penulis: Moh Junaedi Rizki
©2026 BeritaDelta.id




Komentar