Jatim
Beranda » Berita » Pabrik Mi di Mojokerto Terbakar Hebat, Enam Unit Damkar Dikerahkan Padamkan API

Pabrik Mi di Mojokerto Terbakar Hebat, Enam Unit Damkar Dikerahkan Padamkan API

ilustrasi
Audio Artikel Siap dibaca

Berita Delta, Mojokerto – Sebuah pabrik mi kering, CV Mulia Agung Sentosa, yang berlokasi di Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dilalap si jago merah pada Selasa (18/8/2026). Kebakaran hebat ini menyebabkan operasional pabrik terhenti sementara, dan mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit water canon untuk menjinakkan api.

Insiden kebakaran ini pertama kali diketahui oleh para karyawan saat mereka hendak memulai aktivitas kerja sekitar pukul 05. 15 WIB. Menurut Rahayu, salah satu karyawan pabrik, api sudah membesar ketika mereka tiba di lokasi. Pabrik tersebut memang sedang dalam masa libur sejak Minggu (16/8/2026) hingga Senin (17/8/2026), sehingga api tidak segera terdeteksi.

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi, menjelaskan bahwa titik api diduga berasal dari area blower yang terdapat kayu di dalamnya, berlokasi di kawasan produksi. Api kemudian dengan cepat merembet ke seluruh ruang produksi.

“Info awal dari karyawan yang mengetahui, api berasal dari kayu yang ada di blower. Habis itu merembet ke ruang produksi. Karyawan sebenarnya baru mulai masuk karena dua hari kemarin libur,” ujar Kompol Heru Purwandi di lokasi kejadian.

Kebakaran ini melahap sebagian besar ruang produksi, termasuk bahan baku dan beberapa produk mi yang sudah jadi. Beruntung, sebagian produk yang telah siap edar berhasil diamankan dari amukan api. Untuk memastikan keselamatan, seluruh karyawan pabrik dievakuasi dari lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil masih belum bisa dipastikan mengingat proses pemadaman api yang masih berlangsung hingga pukul 10. 30 WIB.

Upaya pemadaman menghadapi tantangan karena angin yang bertiup kencang, mempercepat penyebaran api. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Dugaan sementara, titik api awal dari tempat kayu di daerah blower, kemudian merembet ke tempat produksi yang diperparah oleh hembusan angin.

📝 Penulis: Moh Junaedi Rizki

©2026 BeritaDelta.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Populer bulan ini

Loading data

Pilihan redaksi

Loading data
Loading data
👁️ 0 Users Online
🔴 LIVE MATCH TRAFFIC
Source: Real Time (GA4)
Dapatkan notifikasi berita terbaru!

Berlangganan Berita

Izinkan kami mengirimkan notifikasi agar Anda selalu update dengan berita terbaru.