Jatim
Beranda » Berita » Sidoarjo Waspada: Lonjakan 4.880 Kasus ISPA dan Pemantauan Varian Baru Influenza

Sidoarjo Waspada: Lonjakan 4.880 Kasus ISPA dan Pemantauan Varian Baru Influenza

dr. Lakshmi Herawati Yuwantina, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo.
Audio Artikel Siap dibaca

Berita Delta, Sidoarjo – Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo tengah meningkatkan kewaspadaan serius menyusul lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang signifikan. Data dari Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Kementerian Kesehatan mencatat 4.880 kasus ISPA di Sidoarjo dalam periode singkat, yakni dari minggu ke-29 hingga minggu ke-36 tahun 2026. Peningkatan ini juga diiringi dengan pemantauan ketat terhadap potensi kemunculan varian baru influenza.

Sebagai respons, Dinkes Sidoarjo telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) di wilayahnya. Surat ini menekankan pentingnya peningkatan pemantauan terhadap kasus influenza dan ISPA, menyusul tren peningkatan yang teramati dalam beberapa pekan terakhir.

dr. Lakshmi Herawati Yuwantina, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, menegaskan bahwa temuan influenza varian baru tersebut masih dalam tahap pemantauan intensif. Beliau menambahkan bahwa jenis maupun karakteristik spesifik dari varian ini belum dapat dipastikan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak panik dan menyikapi situasi ini dengan tenang.

“Memang ada peningkatan dalam temuan varian baru influenza, namun masyarakat tidak perlu terlalu khawatir,” ujar dr. Lakshmi pada Minggu, 20 September 2026. Beliau menambahkan, berdasarkan data surveilans dari Kementerian Kesehatan, tingkat aktivitas influenza secara nasional masih tergolong rendah dan situasi secara umum masih dalam kendali.

Menurut dr. Lakshmi, virus influenza dikenal memiliki berbagai subtipe dan memiliki kemampuan untuk bermutasi atau berubah seiring waktu. Oleh karena itu, lonjakan kasus ISPA ini menjadi fokus perhatian utama dalam sistem surveilans kesehatan, guna memastikan setiap perubahan pola penyakit dapat terdeteksi sedini mungkin.

Dinkes Sidoarjo, bekerja sama dengan seluruh faskes, terus melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap perkembangan kasus. Pengawasan ini tidak hanya mencakup jumlah kasus, tetapi juga perubahan pola penularan serta tingkat keparahan penyakit. Informasi ini menjadi dasar penting dalam menentukan respons yang tepat jika terjadi perkembangan situasi yang memerlukan tindakan lebih lanjut.

Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten. Penggunaan masker saat sakit, serta menghindari kontak dekat dengan orang lain, juga sangat penting untuk mengurangi risiko penularan. Dinkes Sidoarjo juga menekankan agar masyarakat segera mencari pertolongan medis di fasilitas kesehatan jika mengalami gejala ISPA yang memburuk, demi pemeriksaan dan penanganan yang tepat waktu.

📝 Penulis: Sabaruddin

©2026 BeritaDelta.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Populer bulan ini

Loading data

Pilihan redaksi

Loading data
Loading data
👁️ 0 Users Online
🔴 LIVE MATCH TRAFFIC
Source: Real Time (GA4)
Dapatkan notifikasi berita terbaru!

Berlangganan Berita

Izinkan kami mengirimkan notifikasi agar Anda selalu update dengan berita terbaru.