Peristiwa
Beranda » Berita » Dikawal Ketat Agar Berkualitas, Proyek Peningkatan Jalan Krian – Kemangsen Rp3,6 Miliar Jadi Harapan Baru Warga Sidoarjo Barat

Dikawal Ketat Agar Berkualitas, Proyek Peningkatan Jalan Krian – Kemangsen Rp3,6 Miliar Jadi Harapan Baru Warga Sidoarjo Barat

Audio Artikel Siap dibaca

Berita Delta, Sidoarjo – Pembangunan infrastruktur jalan terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Salah satu yang menjadi perhatian publik saat ini adalah Proyek Peningkatan Jalan Krian (RPH) – Kemangsen (Baldes) di Kecamatan Krian, yang kini tengah dalam tahap pengerjaan.

Proyek dengan Kode Tender 10132342000 ini bersumber dari APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2026 dengan Nilai HPS Rp 4,1 Miliar dan nilai kontrak Rp 3,61 Miliar. Paket pekerjaan konstruksi jalan ini diikuti oleh 11 perusahaan melalui metode Pascakualifikasi Sistem Gugur Harga Terendah, dan dimenangkan oleh PT. Berlian Karya Tehnik.

Pembangunan ruas sepanjang kurang lebih 450 meter dengan lebar 7 meter ini sangat vital. Jalan Krian – Kemangsen merupakan urat nadi ekonomi, jalur pertanian, hingga akses utama warga menuju pusat kegiatan di Krian. Tak heran jika harapan warga sangat besar agar jalan ini dibangun dengan kualitas terbaik dan tahan lama.

Di tengah antusiasme warga tersebut, muncul masukan dari masyarakat dan lembaga sosial kontrol yang melakukan pemantauan di lapangan. Masukan tersebut pada intinya mempertanyakan kualitas material dasar dan berharap agar pelaksanaan diawasi lebih ketat.

Menanggapi masukan tersebut, sorotan publik justru menjadi energi positif bagi percepatan pembangunan yang lebih berkualitas. Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Bidang Jalan sebagai satuan kerja, bersama konsultan pengawas, didorong untuk semakin intens melakukan pengecekan mutu di lapangan.

Prinsipnya sederhana, setiap proyek APBD adalah uang rakyat yang harus kembali menjadi infrastruktur yang kuat, aman, dan bermanfaat. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci.

Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo yang sebelumnya juga turun sidak, HM. Nizar, telah menegaskan komitmennya untuk mengawal proyek ini hingga tuntas. Pengawasan berlapis mulai dari Dinas, konsultan pengawas, DPRD, hingga partisipasi masyarakat diyakini akan membuat hasil pekerjaan lebih presisi.

“Makanya kami terus dorong agar pengawasan melekat, material sesuai spek, dan timeline dijaga. Tujuannya satu, warga dapat jalan yang benar-benar bagus,” ujar salah satu perwakilan tim pengawas di lapangan.

Kini, proses pekerjaan terus berjalan. Penghamparan, pemadatan, hingga persiapan betonisasi dilakukan bertahap. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga membuka ruang bagi masukan publik agar setiap tahapan bisa dievaluasi secara terbuka.

Jika proyek ini selesai sesuai standar, manfaatnya akan langsung dirasakan. Akses petani lebih lancar, distribusi barang lebih cepat, jalan tidak lagi bergelombang saat hujan, dan ekonomi Sidoarjo Barat akan semakin menggeliat.

Dukungan dan kontrol dari masyarakat, media, dan DPRD adalah bagian dari semangat gotong royong membangun Sidoarjo. Bukan untuk saling menjatuhkan, melainkan untuk memastikan pembangunan Rp 3,6 Miliar ini benar-benar menjadi karya terbaik yang membanggakan dan tahan puluhan tahun untuk warga.

©2026 BeritaDelta.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Populer bulan ini

Loading data

Pilihan redaksi

Loading data
Loading data
👁️ 0 Users Online
🔴 LIVE MATCH TRAFFIC
Source: Real Time (GA4)
Dapatkan notifikasi berita terbaru!

Berlangganan Berita

Izinkan kami mengirimkan notifikasi agar Anda selalu update dengan berita terbaru.