Berita Delta, Sidoarjo –Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mengatasi persoalan banjir dan memperkuat infrastruktur sumber daya air terus dibuktikan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU Bina Marga dan SDA), Pemkab melaksanakan pekerjaan Pemeliharaan / Normalisasi Saluran Mangetan Kanal di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Proyek strategis ini menjadi jawaban atas keluhan warga yang selama ini terdampak sedimentasi dan pendangkalan saluran, terutama saat musim hujan.
Berdasarkan papan proyek di lapangan, pekerjaan ini memiliki nilai kontrak Rp 1.423.912.855,79 dengan tahun anggaran 2026. Pelaksana pekerjaan adalah CV. Sejahtera Abadi dan diawasi oleh PT. Budi Luhur Sentosa. Proyek tercatat sebagai kegiatan No. 3 paket normalisasi di Sidoarjo.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Mahmud, menjelaskan bahwa Saluran Mangetan Kanal merupakan saluran primer yang sangat vital. Saluran ini melintasi kawasan padat penduduk, mulai dari Sukodono hingga Gedangan, dan menjadi jalur utama pembuangan air menuju sungai besar.
“Selama bertahun-tahun terjadi pendangkalan akibat sedimentasi, sampah, dan tumbuhan liar. Makanya kapasitas air menurun drastis. Dengan normalisasi ini, kita kembalikan fungsi saluran seperti semula,” terang Mahmud.Rabu (23/9/2026)
Fokus Pengerukan dan Perkuatan Tanggul
Pekerjaan normalisasi meliputi pengerukan lumpur dan sedimentasi, pembersihan enceng gondok, pengangkatan sampah, serta perapian dan perkuatan tanggul di titik-titik yang rawan longsor.
Dengan dikeruk, kedalaman dan lebar saluran akan kembali ideal, sehingga debit air bisa mengalir lancar. Dampaknya sangat besar, genangan di kawasan permukiman, sawah, dan jalan utama bisa diminimalisir.
“Ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan warga. Kalau saluran lancar, risiko banjir berkurang, aktivitas ekonomi warga juga tidak terganggu,” imbuhnya.
Dukungan Penuh Warga
Proyek senilai Rp 1,4 miliar ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Warga berharap pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis dan tepat waktu, agar manfaatnya bisa segera dirasakan saat musim hujan tiba.
Langkah Pemkab Sidoarjo ini sejalan dengan visi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Tidak hanya membangun jalan, tetapi juga memastikan sistem drainase dan pengendali banjir berfungsi maksimal.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaksana yang profesional, pengawas yang ketat, dan dukungan masyarakat, Normalisasi Mangetan Kanal diharapkan tuntas tepat waktu dan memberikan rasa aman bagi warga Sidoarjo dari ancaman banjir.
📝 Penulis: Mohamad Hafid
©2026 BeritaDelta.id






Komentar