Berita Delta, Eropa – Belgia tengah menghadapi bencana kebakaran hutan terparah dalam sejarahnya, dengan api yang melalap habis lebih dari 27 kilometer persegi (10, 4 mil persegi) kawasan cagar alam High Fens. Kebakaran masif ini, yang terjadi pada Minggu, 16 Agustus 2026, terus meluas ke arah timur, mendekati perbatasan Jerman, memicu kekhawatiran serius di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa.
Api pertama kali berkobar pada hari Jumat di Provinsi Liege, Belgia, dan sejak itu terus menyebar dengan cepat. Menurut Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa, insiden ini jauh melampaui rekor kebakaran sebelumnya di Belgia pada tahun 2011, yang menghanguskan 14 kilometer persegi (5, 4 mil persegi) di cagar alam yang sama.
Upaya Penanganan dan Bantuan Internasional
Untuk mengatasi situasi darurat ini, lebih dari 250 personel layanan darurat telah dikerahkan. Mereka berasal dari berbagai negara, termasuk Belgia, Jerman, Luksemburg, dan Belanda, bekerja sama memadamkan api. Stephanie Ernoux, juru bicara pemerintah Provinsi Wallonia Belgia, menyatakan bahwa fokus utama tim pemadam kebakaran adalah menahan laju penyebaran api agar tidak semakin meluas.
Evakuasi Warga dan Ancaman Perbatasan
Dampak kebakaran ini juga menyebabkan evakuasi. Sekitar 600 warga di kota perbatasan Belgia, Waimes dan Butgenbach, diminta meninggalkan rumah mereka pada hari Sabtu setelah arah angin berubah dan asap menyebar. Meskipun hingga Minggu pagi belum ada rumah yang terdampak langsung oleh api, otoritas setempat mendesak warga untuk menjauhi zona kebakaran. Di sisi Jerman, kota Monschau melaporkan bahwa api telah mendekat hingga sekitar 3 kilometer (1, 9 mil) dari perbatasan. Meskipun pejabat tidak memperkirakan api akan melintasi perbatasan, warga di tiga distriknya disarankan untuk mengungsi sementara waktu karena tebalnya asap.
Krisis Iklim dan Gelombang Panas Eropa
Kebakaran hutan ini terjadi setelah Belgia baru saja melewati gelombang panas ekstrem lainnya, dengan suhu mencapai sekitar 37 derajat Celsius (98, 6 Fahrenheit) di beberapa wilayah pada hari Jumat, ditambah dengan minimnya curah hujan selama berminggu-minggu. Seperti bagian Eropa lainnya, Belgia berada di tengah musim panas yang ditandai oleh gelombang panas berulang. Badan cuaca mencatat suhu di atas 35 derajat Celsius (95 Fahrenheit) di beberapa negara Eropa pada hari Kamis, dan Inggris mengalami hari terpanasnya tahun ini ketika London barat mencapai 38, 1 derajat Celsius (100, 5 Fahrenheit).
Fenomena kebakaran hutan seringkali mengikuti gelombang panas. Ribuan orang telah dievakuasi dari rumah mereka di Jerman, Prancis, Inggris, Kroasia, dan Yunani dalam beberapa hari terakhir. Secara keseluruhan, sekitar 500. 000 hektar (sekitar 1, 24 juta hektar) lahan telah terbakar di seluruh Uni Eropa tahun ini, menunjukkan skala krisis iklim yang semakin mendesak.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap sumber berita, maka kami memberikan "backlink dofollow" untuk aljazeera.com. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan otoritas situs, kredibilitas situs, dan peringkat situs di mesin pencari. Tertarik bekerjasama? Hubungi kami »




Komentar